Proyek BPBD Toli-Toli Rp1,9 Miliar di Kalangkangan Disorot, Baru Dikerjakan Sudah Berlubang

- Penulis

Kamis, 17 September 2026 - 06:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAK FAKTA TOLI-TOLI, SULTENG — Proyek pembangunan pengaman bencana di Dusun Tubele, Desa Kalangkangan, Kecamatan Galang, Kabupaten Toli-Toli, menuai sorotan masyarakat. Proyek yang berada di bawah naungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Toli-Toli tersebut disebut warga mengalami kerusakan pada sejumlah bagian meski pengerjaannya masih berlangsung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp1.912.194.000, dikerjakan oleh CV Guna Usaha Tolis dengan masa pelaksanaan 150 hari kalender dan panjang pekerjaan sekitar 300 meter.

Pantauan di lokasi pada Kamis, 17 September 2026, menunjukkan adanya sejumlah bagian struktur yang tampak berlubang dan mengalami ambles. Kondisi tersebut menjadi perhatian warga karena pekerjaan dimaksud ditujukan sebagai infrastruktur pengaman dari ancaman bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain kondisi fisik bangunan, warga juga mempertanyakan material yang digunakan. Menurut salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, material yang terlihat di lapangan didominasi campuran batu kali dan batu berukuran relatif kecil.

“Seharusnya spesifikasinya pakai batu gunung yang besar, tapi di lapangan kami lihat justru menggunakan batu kali dan batu-batu kecil. Pekerjaan ini juga sudah terlihat berlubang padahal masih baru,” ungkap warga tersebut.

Dari pantauan visual, terlihat sejumlah rongga di antara susunan batu pada beberapa bagian pekerjaan. Warga khawatir kondisi tersebut dapat memengaruhi kekuatan konstruksi, terlebih bangunan tersebut diharapkan mampu menghadapi tekanan air dan kondisi lingkungan di sekitar lokasi.

Namun, apakah material dan metode pelaksanaan tersebut benar-benar tidak sesuai dengan spesifikasi teknis kontrak, masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan dokumen kontrak, RAB, gambar kerja, serta pemeriksaan teknis di lapangan oleh pihak yang berwenang.

Sorotan warga juga mengarah pada aspek pengawasan. Mereka meminta BPBD Kabupaten Toli-Toli selaku pihak terkait memberikan penjelasan mengenai progres pekerjaan, spesifikasi material yang dipersyaratkan, serta langkah yang akan dilakukan apabila ditemukan bagian pekerjaan yang tidak memenuhi ketentuan kontrak.

Baca Juga:  Geledah KSOP Teluk Palu hingga Rumah Eks Pejabat, Kejati Sulteng Sita Bukti Dugaan Korupsi Tambang

Masyarakat juga meminta Inspektorat Daerah dan pihak berwenang melakukan pemeriksaan apabila diperlukan, termasuk audit teknis terhadap pekerjaan tersebut. Pemeriksaan dinilai penting untuk memastikan penggunaan anggaran sekitar Rp1,9 miliar benar-benar menghasilkan konstruksi yang sesuai dengan perencanaan dan memiliki kualitas sebagaimana dipersyaratkan.

Hingga berita ini disusun, informasi mengenai tanggapan resmi dari BPBD Kabupaten Toli-Toli maupun CV Guna Usaha Tolis terkait kondisi pekerjaan dan tudingan warga tersebut masih diperlukan untuk memberikan ruang(*Tim*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejakfakta.online untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GURITA DUGAAN MAFIA SOLAR SUBSIDI DI TOLI-TOLI: LIN SULTENG DESAK KAPOLDA BARU IRJEN POL. RIZAL IRAWAN BERTINDAK TEGAS!
Empat Ekskavator Diamankan Gakkum, Warga Pertanyakan 15 Alat Berat yang Disebut Masih Beroperasi di Lokasi PETI
BUNGKAM DI ATAS PENDERITAAN RAKYAT! Dihubungi Ketua LIN Sulteng soal Mafia Solar, Kapolres Tolitoli “Pilih Matikan HP”?
BREAKING NEWS Ekskavator yang Disebut Barang Sitaan Gakkum di Buol Diduga Dialihkan di Tengah Jalan
Skandal Proyek BPBD Toli-Toli Rp1,9 Miliar: Mutu Ambruk & Kontraktor Arogansi, Di sisi Lain LIN Sulteng Soroti Isu Galian C Ilegal
PERINGATAN KERAS LIN SULTENG: 3 SPBU di Tolitoli Diduga Jadi Markas “Mafia Minyak”, Perut Rakyat Dirampok Korporasi Hitam!
SKANDAL SOLAR SUBSIDI TOLITOLI: 3 SPBU Kangkangi Hak Rakyat, Barcode Dijadikan Kedok “Mafia Minyak”
Proyek BPBD Toli-Toli Rp1,9 Miliar di Kalangkangan Disorot, Warga Temukan Kerusakan Fisik dan Dugaan Ketidaksesuaian Material
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:37 WITA

GURITA DUGAAN MAFIA SOLAR SUBSIDI DI TOLI-TOLI: LIN SULTENG DESAK KAPOLDA BARU IRJEN POL. RIZAL IRAWAN BERTINDAK TEGAS!

Senin, 21 September 2026 - 12:10 WITA

Empat Ekskavator Diamankan Gakkum, Warga Pertanyakan 15 Alat Berat yang Disebut Masih Beroperasi di Lokasi PETI

Senin, 21 September 2026 - 09:33 WITA

BUNGKAM DI ATAS PENDERITAAN RAKYAT! Dihubungi Ketua LIN Sulteng soal Mafia Solar, Kapolres Tolitoli “Pilih Matikan HP”?

Sabtu, 19 September 2026 - 11:21 WITA

BREAKING NEWS Ekskavator yang Disebut Barang Sitaan Gakkum di Buol Diduga Dialihkan di Tengah Jalan

Sabtu, 19 September 2026 - 09:58 WITA

Skandal Proyek BPBD Toli-Toli Rp1,9 Miliar: Mutu Ambruk & Kontraktor Arogansi, Di sisi Lain LIN Sulteng Soroti Isu Galian C Ilegal

Berita Terbaru