Akhir Pelarian Asman Loliwu: Buron Korupsi Rp4,9 Miliar Morowali Terciduk di Lasoani Palu

- Penulis

Kamis, 10 September 2026 - 13:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAK FAKTA PALU, SULTENG — Sepak terjang Ir. Asman Loliwu dalam menghindari jerat hukum akhirnya kandas. Buronan kasus tindak pidana korupsi pengadaan tanah pada Pemerintah Kabupaten Morowali ini tak berkutik saat diringkus oleh Tim Tangkap Buronan (Tabur) gabungan di Kota Palu.

​Pelarian panjang Asman Loliwu resmi berakhir pada Kamis (10/9/2026) pagi. Tepat pukul 08.30 WITA, Tim Tabur Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah bersama Tim Tabur Kejaksaan Agung RI berhasil menyergap sang buronan di wilayah Kelurahan Lasoani.

​Skala Kasus: Negara Rugi Nyaris Rp5 Miliar Kasus yang menjerat Asman bukanlah perkara kecil. Berdasarkan data peradilan, praktik korupsi pengadaan tanah di Pemkab Morowali tersebut telah mengakibatkan kerugian keuangan negara yang masif, yakni mencapai Rp4,993 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Alih-alih mempertanggungjawabkan perbuatannya, Asman memilih kabur setelah Pengadilan Negeri Palu menjatuhkan vonis melalui Putusan Nomor 17/Pid.Sus/TPK/2022/PN Palu pada 2 September 2022. Dalam putusan tersebut, majelis hakim menjatuhkan hukuman berat: ​Pidana Penjara: 6 tahun kurungan.

​Denda: Rp300 juta. Uang Pengganti: Rp4,590 miliar (dengan ketentuan jika harta benda tidak mencukupi, akan diganti dengan tambahan pidana penjara 2 tahun 6 bulan).

​Operasi Senyap Pengejaran Buron Penangkapan ini bermula dari permohonan tertulis Kepala Kejaksaan Negeri Morowali yang direspons cepat oleh Kejati Sulteng. Melalui Surat Perintah Operasi Intelijen Nomor 69/P.2/Dip.4/08/2026 tertanggal 13 Agustus 2026, tim langsung bergerak memburu jejak keberadaan Asman Loliwu.

​Operasi penangkapan ini dikoordinasikan langsung oleh Asisten Intelijen Kejati Sulteng, Salman, S.H., M.H. Di lapangan, penyergapan dipimpin oleh Kasi V, Nyoman Purya, S.H., M.H., bersama tim inti yang terdiri dari Munir, S.H., Hery Adhyaksa, Aswar Anas, S.Kom., Fajrin, dan Nyoman Setiawan, yang bersinergi langsung dengan Tim Tabur Kejagung RI.

Baca Juga:  Ketua LIN Sulteng Minta Kapolda Periksa Respons Kapolres Tolitoli Terkait Solar Bersubsidi

​Keberhasilan penangkapan di Lasoani ini menjadi peringatan keras bagi para buronan lainnya. Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya bahwa tidak ada tempat yang aman bagi para DPO korupsi. Pengejaran akan terus dilakukan demi memastikan setiap putusan pengadilan dieksekusi tuntas, uang negara dikembalikan, dan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Sulawesi Tengah tetap terjaga.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejakfakta.online untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Rp1 Miliar SD Terpencil Baina Barat Disorot: LPK Sulteng Desak Kejari Parimo Turun Tangan, Transparansi Dinas Pendidikan Diuji!
KETUA DPD LIN SULTENG AKP (PURN) LUKMAN HADI KAWAL KASUS DUGAAN MAFIA SOLAR TOLITOLI: AJAKAN MEDIASI MISTERIUS JADI SOROTAN
DARURAT PARIGI MOUTONG: Ketika Negara Kalah Telak oleh Mafia Solar, Hak Rakyat Kecil Dirampok, dan Hukum Ditekuk di SPBU Kampal!
TABUH GENDERANG PERANG! Ketua LIN Sulteng AKP (Purn) Lukman Hadi Desak Kapolda Bongkar Dugaan Gurita Mafia Solar di Tolitoli
Skandal “Mobil Siluman” Tolitoli: LIN Sulteng Desak Kapolda Turun Tangan, Soroti Bungkamnya Polres & 5 SPBU “Titik Hitam”
Tegas! Ketua Umum A-APPI Desak Kapolda Sulteng Turun Tangan, Dugaan Mafia Solar di Tolitoli Harus Diusut
Ketua LIN Sulteng Minta Kapolda Periksa Respons Kapolres Tolitoli Terkait Solar Bersubsidi
Investigasi Lapangan: Praktik Pungli Antrean Solar di SPBU Jalan Baru Tolitoli, Wartawan Nyaris Dikepung Saat Soroti Barcode Siluman
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:13 WITA

Proyek Rp1 Miliar SD Terpencil Baina Barat Disorot: LPK Sulteng Desak Kejari Parimo Turun Tangan, Transparansi Dinas Pendidikan Diuji!

Selasa, 13 Oktober 2026 - 03:31 WITA

DARURAT PARIGI MOUTONG: Ketika Negara Kalah Telak oleh Mafia Solar, Hak Rakyat Kecil Dirampok, dan Hukum Ditekuk di SPBU Kampal!

Senin, 12 Oktober 2026 - 01:56 WITA

TABUH GENDERANG PERANG! Ketua LIN Sulteng AKP (Purn) Lukman Hadi Desak Kapolda Bongkar Dugaan Gurita Mafia Solar di Tolitoli

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:31 WITA

Skandal “Mobil Siluman” Tolitoli: LIN Sulteng Desak Kapolda Turun Tangan, Soroti Bungkamnya Polres & 5 SPBU “Titik Hitam”

Minggu, 27 September 2026 - 06:58 WITA

Tegas! Ketua Umum A-APPI Desak Kapolda Sulteng Turun Tangan, Dugaan Mafia Solar di Tolitoli Harus Diusut

Berita Terbaru